Banyak Agenda Timnas Futsal Indonesia Batal di 2021, Anggota Timnas Ngapain Aja?

Keadaan wabah yang tetap tidak pasti ini belum juga kelihatan di mana ujungnya. Masih naiknya angka penebaran virus Covid 19 ini juga membuat beberapa jadwal persaingan untuk tim nasional futsal Indonesia gagal diadakan.

Karena ada banyak penangguhan itu, pada akhirannya beberapa pemain tim nasional juga pada akhirnya dipulangkan untuk saat ini sambil menanti kejelasan agenda persaingan yang hendak diadakan.

Sampai sekarang ini, tiga jadwal khusus untuk tim nasional futsal tidak berhasil diadakan on time. Jadwal paling besar dan khusus, AFC Futsal Championship 2021 yang diharap menjadi gerbang untuk Indonesia untuk bisa lolos jadi wakil Asia di gelaran piala dunia futsal juga telah sah diurungkan oleh si pelaksana.

Seterusnya persaingan futsal untuk beberapa negara di daerah Asia Tenggara, AFF Futsal Championship juga diberitakan alami penangguhan sampai saat yang tidak dapat ditegaskan. Masalahnya AFC Futsal Championship 2022 juga telah ditegaskan mundur sedang AFF Futsal Championship sendiri sebagai set kwalifikasi untuk ikut dalam persaingan itu.

Jadwal besar paling akhir yang telah ditegaskan gagal diadakan on time ialah SEA Game 2021 yang direncanakan akan diadakan di Hanoi, Vietnam. Dikutip dari satuina, acara pesta olahraga Asia Tenggara ini gagasannya akan diadakan pada 21 November sampai 02 Desember 2021 mendatang.

Tetapi, karena masih membumbung tingginya angka penebaran virus Covid 19, karena itu gelaran acara pesta olahraga untuk beberapa negara ASEAN ini juga ditegaskan akan mundur dari agenda sebelumnya.

Belum juga ditegaskan kapan SEA Game 2021 ini akan diadakan, tapi tersebar berita jika SEA Game 2021 akan mundur sampai Maret 2022 kelak walau masih diperhitungkan berkaitan persiapan beberapa pesertanya bila persaingan diadakan pada Maret kedepan.

Keadaan Pemain Tim nasional Futsal Indonesia

Jumlahnya jadwal tim nasional yang gagal diadakan membuat semua anggota tim nasional kembali dirumahkan. Mereka juga memercayakan club sebagai tempat latihan dan bersaing. Sayang, persaingan futsal lokal di Indonesia juga tidak berjalan lancar sama sesuai timeline.

Bahkan juga persaingan futsal professional yang sebelumnya direncanakan akan berjalan semenjak Februari lalu juga sampai sekarang belum juga tahu lanjutannya. Hasilnya, pemain futsal Indonesia betul-betul tidak bekerja untuk beberapa saat paling akhir ini.

Dengan tidak ada laga, karena itu latihan bersama juga tidak dapat dilaksanakan. Ditambah pada kondisi wabah seperti sekarang ini yang paling disarankan untuk kurangi contact dengan terlampau beberapa orang.

Terkait dengan keadaan itu, beberapa pemain futsal professional Indonesia, khususnya pemain tim nasional futsal Indonesia memungkinkan alami pengurangan perform nanti saat kembali bertanding. Terutama bila tidak disiplin dalam jalankan latihan.

Salah seorang Flank tim nasional futsal Indonesia, Bambang Bayu Saptaji juga benarkan hal itu. Dalam sebuah sesion interviu, pemain yang dekat dipanggil BBS itu mengutarakan jika latihan secara berdikari benar-benar tidak gampang.

Masalahnya lawan khusus dalam latihan berdikari ialah diri kita. Harus menantang perasaan malas untuk bangun pagi dan memulai latihan untuk jaga perform itu tidak gampang.

Meskipun begitu, BBS sadar jika latihan secara berdikari di keadaan saat ini perlu dilaksanakan buat memelihara stamina badan sekalian masih tetap jaga perform masih tetap bagus nanti saat diundang kembali untuk berlaga.

Pelatih tim nasional Indonesia, Kensuke Takahashi juga mengutarakan hal sama pada beberapa lalu. Dia menghimbau semua pemain tim nasional futsal untuk selalu latihan secara berdikari walau tidak sedang dengan team atau club untuk jaga perform.

Untuk mendapatkan update informasi lebih lanjut mengenai futsal, sepakbola, hingga esport bisa kunjungi satuina.com